Skip to content

nyunyi : supposed to bid farewell in silence

March 5, 2011

walau mungkin, hanya diri ku dan Tuhan ku yang tahu.

Memaafkan tidak pernah mudah. Meminta maaf mungkin jauh lebih mudah karena hanya terbatas pada egoisme diri sendiri, terbatas pada kemampuan untuk mengalahkan keangkuhan agar kata maaf itu terucap. Sementara memaafkan mengharuskan terlibatnya keikhlasan, ikhlas akan luka yang pernah terbentuk, ikhlas akan segala yang telah terjadi, serta ikhlas untuk memahami bahwa segalanya adalah bagian dari rencana-Nya.

ikhlas akan luka yang pernah terbentuk

Ikhlas tidaklah mudah, mungkin bahkan keikhlasan menuntut lebih banyak daripada penaklukkan egoisme diri sendiri. Tidak banyak yang dapat saya lakukan, hanya kata maaf saja. Entah untuk apa, aku pun belum paham. Hanya layaknya luka, pasti membuat bekas. Aku tidak paham luka apa. Entahlah, keterbatasan dan ketidakpedulian membuat saya kurang paham.

Hanya layaknya luka, pasti membuat bekas.

Yang jelas aku hanya bisa memohon maaf, atas semua yang pernah terjadi, atas segala yang membuat penerimaan maaf ini begitu sulitnya, juga atas ketidakpahaman ku. Dan yang paling penting, maaf jika semuanya membuat silaturahmi terputus begitu saja, aku tidak bermaksud buruk apapun. Tidak berniat apapun atas silaturahmi yang pernah terjalin hingga akhirnya diputuskan begitu saja. Entahlah, mungkin saja ini terlalu menganggap mudah segalanya, bahkan untuk hal seserius ini.

semuanya membuat silaturahmi terputus begitu saja, aku tidak bermaksud buruk apapun

Sekali lagi ku haturkan maaf, entah kau mendengarnya atau tidak, biarlah, waktu akan membuatmu mendengar dan memahami. Seperti halnya semakin memahami gambaran besar jalur yang telah aku lewati selama ini. Maaf, maaf. Ku doakan segala yang terbaik dan terindah untuk mu, yang terbaik untuk langkah-langkah besar maupun kecil dalam hidup mu, juga semoga Dia selalu menyayangimu. semoga.

keheningan doa, membalutkan luka

Maafkanlah masa lalu mu ini, hanya masa lalu. Kau tidak perlu hidup bersama bayang-bayang ku, tentu saja. Maafkanlah, agar langkah-langkah ku selanjutnya diiringi doa, kebaikan dan keindahan, agar hari depan ku juga damai dengan tenang.

tidak perlu hidup bersama bayang-bayang…

terimakasih.

.

.

.

sebuah adaptasi dan inspirasi karya blupblupblue simply inspires me. terimakasih.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.